Avatar Parampaa: Day #11. Mumi. Masih dalam rangka malam Jumat bernuansa horor. 
Mengapa mumi dibalut perban? 
Mumi dulunya mati ketabrak angkot yang melaju dengan hebohnya, lalu mental 10 meter sebelum akhirnya jatuh menggelindingi tebing jurang, dan tergores2 dahan pohon, sehingga mendapatkan luka maksimal di sekujur tubuhnya. Tim penyelamat datang dan mencoba melakukan tindakan pertolongan pertama pada korban kecelakaan dan membalut perban yang menutupi seluruh tubuh mumi, tapi sayang sekali semuanya sudah terlambat dan mumi menghembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan ke rumah sakit. 
Mumi mungkin telah mati, namun arwahnya tetap berniat untuk balas dendam kepada supir angkot yang telah menyebabkan dirinya mati dan jatuh terguling dari atas tebing ke dalam jurang. Ternyata kain perban mencegah arwahnya keluar dari tubuhnya sehingga walaupun ia telah mati mumi kembali hidup menjadi zombie dan terus berkelana mencari supir angkot. 
Supir angkot pelaku tabrak lari disinyalir sudah menghilang dari Mesir, dan kabur ke Pulau Sumatera untuk mendirikan klan supir angkot yang siap menguasai jalanan di Sumatera, lalu Indonesia, dan kemudian di seluruh dunia. Mumi menyadari hal ini dan dia telah berjanji tidak akan membiarkan supir angkot menguasai jalanan di seluruh dunia agar tidak ada lagi korban selain dia. Tidak ada yang bisa mencium rencana ini selain Mumi yang telah mengetahui sifat sebenarnya dari supir angkot.
Ia pun pergi ke jalanan dan mencoba menjelaskan semuanya ke publik. Alih-alih percaya, Mumi malah ditertawakan dan diambil sebagian perbannya oleh orang-orang yang kebelet boker dan mencari tisu toilet. Tidak sedikit massa malah menganggap mumi gila dan mencemooh, “Udahlah mending lo mati aje!” padahal kenyataannya, Mumi memang sudah mati. 
Mumi lantas berjanji kepada dirinya, bahwa ini adalah saatnya dia harus mengakhiri semua rencana jahat si supir angkot. Namun pertanyaannya, sanggupkah Mumi melakukannya seorang diri? 
*jeng jeng jeng*

Avatar Parampaa: Day #11. Mumi. Masih dalam rangka malam Jumat bernuansa horor. 

Mengapa mumi dibalut perban? 

Mumi dulunya mati ketabrak angkot yang melaju dengan hebohnya, lalu mental 10 meter sebelum akhirnya jatuh menggelindingi tebing jurang, dan tergores2 dahan pohon, sehingga mendapatkan luka maksimal di sekujur tubuhnya. Tim penyelamat datang dan mencoba melakukan tindakan pertolongan pertama pada korban kecelakaan dan membalut perban yang menutupi seluruh tubuh mumi, tapi sayang sekali semuanya sudah terlambat dan mumi menghembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan ke rumah sakit. 

Mumi mungkin telah mati, namun arwahnya tetap berniat untuk balas dendam kepada supir angkot yang telah menyebabkan dirinya mati dan jatuh terguling dari atas tebing ke dalam jurang. Ternyata kain perban mencegah arwahnya keluar dari tubuhnya sehingga walaupun ia telah mati mumi kembali hidup menjadi zombie dan terus berkelana mencari supir angkot. 

Supir angkot pelaku tabrak lari disinyalir sudah menghilang dari Mesir, dan kabur ke Pulau Sumatera untuk mendirikan klan supir angkot yang siap menguasai jalanan di Sumatera, lalu Indonesia, dan kemudian di seluruh dunia. Mumi menyadari hal ini dan dia telah berjanji tidak akan membiarkan supir angkot menguasai jalanan di seluruh dunia agar tidak ada lagi korban selain dia. Tidak ada yang bisa mencium rencana ini selain Mumi yang telah mengetahui sifat sebenarnya dari supir angkot.

Ia pun pergi ke jalanan dan mencoba menjelaskan semuanya ke publik. Alih-alih percaya, Mumi malah ditertawakan dan diambil sebagian perbannya oleh orang-orang yang kebelet boker dan mencari tisu toilet. Tidak sedikit massa malah menganggap mumi gila dan mencemooh, “Udahlah mending lo mati aje!” padahal kenyataannya, Mumi memang sudah mati. 

Mumi lantas berjanji kepada dirinya, bahwa ini adalah saatnya dia harus mengakhiri semua rencana jahat si supir angkot. Namun pertanyaannya, sanggupkah Mumi melakukannya seorang diri? 

*jeng jeng jeng*

@1 year ago
)
#blog #twitter #30HariAvatarParampaa 
blog comments powered by Disqus Website counter