Avatar Parampaa Day #17: Petruk. 
Mengapa Petruk? 
Alkisah di dunia Twitter, saya (Petruk) dan Bagong berperan sebagai abdi dalem seorang Ndoro Putri. Yang jomblo. 
Tadinya Ndoro ini sederajat dengan kami, cuma seiring dengan semakin terkenalnya ia, kami jadi disisihkan dari dunianya. Dulu setiap pagi kami digoda, sekarang kami harus bayar dulu baru boleh menggoda dia. Dulu kami diajak jalan setiap akhir pekan, kini ia selalu mengenakan kacamata hitam, melirik kami pun enggan. 
Dulu kami dipuja, sekarang kami disuruh-suruh. Kami menjadi seperti abdi dalem. Yang hanya akan ditemui jika tidak ada cowok buat digoda hari itu. Jadilah hari-hari kami diisi dengan melayani Ndoro Putri (yang Jomblo (6 Tahun)) sambil sibuk memikirkan rencana untuk membunuhnya diam-diam dan mengambil alih keraton. 
Tokoh Petruk sendiri adalah salah satu Punakawan anak Semar yang menggambarkan keindahan dunia. Muka ganteng, hidung mancung, gue bangetlah pokoknya! 
*you wish, Jon!*

Avatar Parampaa Day #17: Petruk. 

Mengapa Petruk? 

Alkisah di dunia Twitter, saya (Petruk) dan Bagong berperan sebagai abdi dalem seorang Ndoro Putri. Yang jomblo. 

Tadinya Ndoro ini sederajat dengan kami, cuma seiring dengan semakin terkenalnya ia, kami jadi disisihkan dari dunianya. Dulu setiap pagi kami digoda, sekarang kami harus bayar dulu baru boleh menggoda dia. Dulu kami diajak jalan setiap akhir pekan, kini ia selalu mengenakan kacamata hitam, melirik kami pun enggan. 

Dulu kami dipuja, sekarang kami disuruh-suruh. Kami menjadi seperti abdi dalem. Yang hanya akan ditemui jika tidak ada cowok buat digoda hari itu. Jadilah hari-hari kami diisi dengan melayani Ndoro Putri (yang Jomblo (6 Tahun)) sambil sibuk memikirkan rencana untuk membunuhnya diam-diam dan mengambil alih keraton. 

Tokoh Petruk sendiri adalah salah satu Punakawan anak Semar yang menggambarkan keindahan dunia. Muka ganteng, hidung mancung, gue bangetlah pokoknya! 

*you wish, Jon!*

@1 year ago with 1 note
)
#30HariAvatarParampaa #Twitter 
Avatar Parampaa: Day #14. Mimisan.
Mengapakah Joni tokoh ganteng di atas mengeluarkan darah dari hidungnya?
Ada beberapa kemungkinan jawaban yang bisa kita kemukakan di sini, yang akan disampaikan dengan gaya bahasa headline koran lampu merah:
1. Keasyikan ngupil, jarinya nyodok lubang idung, eh terlalu bersemangat, malah mimisan, terus kepeleset, masuk got, MATI
2. Lagi jalan, sambil SMS-an sama si yayang, eh kok meleng, malah kejeduk tiang, mimisan, nyungsep ke got, MATI
3. Ada cewek lewat, pake rok mini, disuitin, eh ceweknya balik lagi, nonjokin idung, mimisan, mental ke got, MATI
4. Mutusin cewek, eh ceweknya ga terima, disantet, terus mimisan, keliyengan, masuk got, MATI
5. Lagi baca karya tulis ilmiah, udara panas, bikin hidungnya mimisan, diserempet motor, nyebur ke got, MATI
dan masih banyak ribuan kemungkinan penyebab mimisan yang bisa jadi headline koran lampu merah yang harus diakhiri dengan kata masuk ke got (optional) dan MATI (pasti mati).
Namun jika kita sesuaikan gambar dengan kelima alasan di atas, bisa dipastikan nomor 5 lah yang paling benar. Ketika Joni si tokoh ganteng membaca karya tulis ilmiah Einstein mengenai Teori Relativitas, apa daya matahari sedang bersinar dengan teriknya menyebabkan udara kering dan menggores selaput dalam hidung sehingga menyebabkan darah keluar dengan derasnya. Pada saat yang sama, seorang pemabuk mengendarai motor setengah sadar sehingga dia mengira Joni adalah mantan yang telah memutuskannya dulu. Pemabuk itu mengencangkan laju motornya dan menyambar Joni sehingga ia terserempet dan jatuh ke got, lalu mati tenggelam. Pemabuk tadi  tersenyum sinis, lalu melaju motornya kembali hingga akhirnya menghilang di belokan.

…bentar bentar, kok bisa-bisanya mati tenggelam di got? Itu got apa kolam renang?

Got yang menenggelamkan Joni bukanlah got sembarang got, melainkan got yang dalamnya 3 meter dan kebetulan sedang diguyur hujan deras selama 3 hari 3 malam (tapi mengapa Bang Toyib 3 kali puasa dan 3 kali Lebaran belum pulang-pulang juga masih menjadi misteri) sehingga airnya naik setinggi 1 meter dari permukaan jalan. Salahkan drainase yang jelek karena sang gubernur terlalu sibuk mengkrimbat kumisnya agar tetap cantik, indah, menggemaskan dan sekaligus menjijikkan layaknya ulat bulu. 
“BODO AMAT! Menurut ente siapa yang punya Jakarta? Situ? PUIH!”
…esantai dong Pak!
Mimisan ini juga membuat saya teringat akan sebuah insiden bernama “Insiden Kecrekan”, begini ceritanya…
(bersambung)

Avatar Parampaa: Day #14. Mimisan.

Mengapakah Joni tokoh ganteng di atas mengeluarkan darah dari hidungnya?

Ada beberapa kemungkinan jawaban yang bisa kita kemukakan di sini, yang akan disampaikan dengan gaya bahasa headline koran lampu merah:

1. Keasyikan ngupil, jarinya nyodok lubang idung, eh terlalu bersemangat, malah mimisan, terus kepeleset, masuk got, MATI

2. Lagi jalan, sambil SMS-an sama si yayang, eh kok meleng, malah kejeduk tiang, mimisan, nyungsep ke got, MATI

3. Ada cewek lewat, pake rok mini, disuitin, eh ceweknya balik lagi, nonjokin idung, mimisan, mental ke got, MATI

4. Mutusin cewek, eh ceweknya ga terima, disantet, terus mimisan, keliyengan, masuk got, MATI

5. Lagi baca karya tulis ilmiah, udara panas, bikin hidungnya mimisan, diserempet motor, nyebur ke got, MATI

dan masih banyak ribuan kemungkinan penyebab mimisan yang bisa jadi headline koran lampu merah yang harus diakhiri dengan kata masuk ke got (optional) dan MATI (pasti mati).

Namun jika kita sesuaikan gambar dengan kelima alasan di atas, bisa dipastikan nomor 5 lah yang paling benar. Ketika Joni si tokoh ganteng membaca karya tulis ilmiah Einstein mengenai Teori Relativitas, apa daya matahari sedang bersinar dengan teriknya menyebabkan udara kering dan menggores selaput dalam hidung sehingga menyebabkan darah keluar dengan derasnya. Pada saat yang sama, seorang pemabuk mengendarai motor setengah sadar sehingga dia mengira Joni adalah mantan yang telah memutuskannya dulu. Pemabuk itu mengencangkan laju motornya dan menyambar Joni sehingga ia terserempet dan jatuh ke got, lalu mati tenggelam. Pemabuk tadi  tersenyum sinis, lalu melaju motornya kembali hingga akhirnya menghilang di belokan.

…bentar bentar, kok bisa-bisanya mati tenggelam di got? Itu got apa kolam renang?

Got yang menenggelamkan Joni bukanlah got sembarang got, melainkan got yang dalamnya 3 meter dan kebetulan sedang diguyur hujan deras selama 3 hari 3 malam (tapi mengapa Bang Toyib 3 kali puasa dan 3 kali Lebaran belum pulang-pulang juga masih menjadi misteri) sehingga airnya naik setinggi 1 meter dari permukaan jalan. Salahkan drainase yang jelek karena sang gubernur terlalu sibuk mengkrimbat kumisnya agar tetap cantik, indah, menggemaskan dan sekaligus menjijikkan layaknya ulat bulu. 

“BODO AMAT! Menurut ente siapa yang punya Jakarta? Situ? PUIH!”

…esantai dong Pak!

Mimisan ini juga membuat saya teringat akan sebuah insiden bernama “Insiden Kecrekan”, begini ceritanya…

(bersambung)

@1 year ago
)
#twitter #30HariAvatarParampaa 
Avatar Parampaa: Day #13. Batman.
Mengapa Batman? Karena Batman adalah superhero paling realistis, tanpa kekuatan super dan seratus persen kerja keras.

Saya menemukan buku “The Batman Handbook” di salah satu rak bargain books di salah satu mall kecil dekat kantor saat masih bekerja di Singapura. Harganya 5 SGD, jadilah saya beli karena ingin belajar bagaimana caranya menjadi Batman. 
Di dalam buku ini diajarkan bagaimana cara menjadi Batman dengan baik dan benar mulai dari cara melempar Batarang hingga membuat Batsuit, bagaimana cara membuat Batmobile jadi kedap peluru, melatih sidekick, cara loncat backflip, hingga cara bertahan hidup dari serangan gas beracun.
Eh kok malah jadi promosi buku?
Bukan itu yang ingin saya ceritakan. Yang saya ingin ceritakan adalah rasa gregetan di hati melihat pejabat-pejabat korup yang masih berani pamer muka di publik. Juga polisi yang seharusnya menangkapnya makin lama makin tidak bisa dipercaya. Ikutan korupsi malah. 
Nah itu. Kalau saya tajir dan jadi Batman, udah saya dobrak tuh pager gedung DPR/MPR pake Batmobile dan tangkepin pejabat-pejabat korup satu demi satu. Tapi sayangnya saya tidak setajir itu. Oleh karenanya, ayao dukung Gerakan 100 Ribuan Untuk Joni Jadi Batman! 

Avatar Parampaa: Day #13. Batman.

Mengapa Batman? Karena Batman adalah superhero paling realistis, tanpa kekuatan super dan seratus persen kerja keras.

Saya menemukan buku “The Batman Handbook” di salah satu rak bargain books di salah satu mall kecil dekat kantor saat masih bekerja di Singapura. Harganya 5 SGD, jadilah saya beli karena ingin belajar bagaimana caranya menjadi Batman. 

Di dalam buku ini diajarkan bagaimana cara menjadi Batman dengan baik dan benar mulai dari cara melempar Batarang hingga membuat Batsuit, bagaimana cara membuat Batmobile jadi kedap peluru, melatih sidekick, cara loncat backflip, hingga cara bertahan hidup dari serangan gas beracun.

Eh kok malah jadi promosi buku?

Bukan itu yang ingin saya ceritakan. Yang saya ingin ceritakan adalah rasa gregetan di hati melihat pejabat-pejabat korup yang masih berani pamer muka di publik. Juga polisi yang seharusnya menangkapnya makin lama makin tidak bisa dipercaya. Ikutan korupsi malah. 

Nah itu. Kalau saya tajir dan jadi Batman, udah saya dobrak tuh pager gedung DPR/MPR pake Batmobile dan tangkepin pejabat-pejabat korup satu demi satu. Tapi sayangnya saya tidak setajir itu. Oleh karenanya, ayao dukung Gerakan 100 Ribuan Untuk Joni Jadi Batman! 


@1 year ago
)
#blog #twitter #30HariAvatarParampaa 
Avatar Parampaa: Day #11. Mumi. Masih dalam rangka malam Jumat bernuansa horor. 
Mengapa mumi dibalut perban? 
Mumi dulunya mati ketabrak angkot yang melaju dengan hebohnya, lalu mental 10 meter sebelum akhirnya jatuh menggelindingi tebing jurang, dan tergores2 dahan pohon, sehingga mendapatkan luka maksimal di sekujur tubuhnya. Tim penyelamat datang dan mencoba melakukan tindakan pertolongan pertama pada korban kecelakaan dan membalut perban yang menutupi seluruh tubuh mumi, tapi sayang sekali semuanya sudah terlambat dan mumi menghembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan ke rumah sakit. 
Mumi mungkin telah mati, namun arwahnya tetap berniat untuk balas dendam kepada supir angkot yang telah menyebabkan dirinya mati dan jatuh terguling dari atas tebing ke dalam jurang. Ternyata kain perban mencegah arwahnya keluar dari tubuhnya sehingga walaupun ia telah mati mumi kembali hidup menjadi zombie dan terus berkelana mencari supir angkot. 
Supir angkot pelaku tabrak lari disinyalir sudah menghilang dari Mesir, dan kabur ke Pulau Sumatera untuk mendirikan klan supir angkot yang siap menguasai jalanan di Sumatera, lalu Indonesia, dan kemudian di seluruh dunia. Mumi menyadari hal ini dan dia telah berjanji tidak akan membiarkan supir angkot menguasai jalanan di seluruh dunia agar tidak ada lagi korban selain dia. Tidak ada yang bisa mencium rencana ini selain Mumi yang telah mengetahui sifat sebenarnya dari supir angkot.
Ia pun pergi ke jalanan dan mencoba menjelaskan semuanya ke publik. Alih-alih percaya, Mumi malah ditertawakan dan diambil sebagian perbannya oleh orang-orang yang kebelet boker dan mencari tisu toilet. Tidak sedikit massa malah menganggap mumi gila dan mencemooh, “Udahlah mending lo mati aje!” padahal kenyataannya, Mumi memang sudah mati. 
Mumi lantas berjanji kepada dirinya, bahwa ini adalah saatnya dia harus mengakhiri semua rencana jahat si supir angkot. Namun pertanyaannya, sanggupkah Mumi melakukannya seorang diri? 
*jeng jeng jeng*

Avatar Parampaa: Day #11. Mumi. Masih dalam rangka malam Jumat bernuansa horor. 

Mengapa mumi dibalut perban? 

Mumi dulunya mati ketabrak angkot yang melaju dengan hebohnya, lalu mental 10 meter sebelum akhirnya jatuh menggelindingi tebing jurang, dan tergores2 dahan pohon, sehingga mendapatkan luka maksimal di sekujur tubuhnya. Tim penyelamat datang dan mencoba melakukan tindakan pertolongan pertama pada korban kecelakaan dan membalut perban yang menutupi seluruh tubuh mumi, tapi sayang sekali semuanya sudah terlambat dan mumi menghembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan ke rumah sakit. 

Mumi mungkin telah mati, namun arwahnya tetap berniat untuk balas dendam kepada supir angkot yang telah menyebabkan dirinya mati dan jatuh terguling dari atas tebing ke dalam jurang. Ternyata kain perban mencegah arwahnya keluar dari tubuhnya sehingga walaupun ia telah mati mumi kembali hidup menjadi zombie dan terus berkelana mencari supir angkot. 

Supir angkot pelaku tabrak lari disinyalir sudah menghilang dari Mesir, dan kabur ke Pulau Sumatera untuk mendirikan klan supir angkot yang siap menguasai jalanan di Sumatera, lalu Indonesia, dan kemudian di seluruh dunia. Mumi menyadari hal ini dan dia telah berjanji tidak akan membiarkan supir angkot menguasai jalanan di seluruh dunia agar tidak ada lagi korban selain dia. Tidak ada yang bisa mencium rencana ini selain Mumi yang telah mengetahui sifat sebenarnya dari supir angkot.

Ia pun pergi ke jalanan dan mencoba menjelaskan semuanya ke publik. Alih-alih percaya, Mumi malah ditertawakan dan diambil sebagian perbannya oleh orang-orang yang kebelet boker dan mencari tisu toilet. Tidak sedikit massa malah menganggap mumi gila dan mencemooh, “Udahlah mending lo mati aje!” padahal kenyataannya, Mumi memang sudah mati. 

Mumi lantas berjanji kepada dirinya, bahwa ini adalah saatnya dia harus mengakhiri semua rencana jahat si supir angkot. Namun pertanyaannya, sanggupkah Mumi melakukannya seorang diri? 

*jeng jeng jeng*

@1 year ago
)
#blog #twitter #30HariAvatarParampaa 
Avatar Parampaa: Day #10. Bakso.
Selalu ada pelangi setelah hujan. Dan juga tukang bakso.
Masih menjadi misteri kenapa tukang bakso selalu muncul setelah hujan reda, siap mengisi perut dengan kehangatan, mengusir dingin yang ditinggalkan hujan. 
Bakso, adalah daging surgawi yang diciptakan Tuhan untuk mengisi setiap perut mereka yang kelaparan. Bahkan ada yang menyebutkan, 
“Pada suatu hari Tuhan merasa lapar, lalu Ia menciptakan bakso.”
Ada juga beberapa teori tidak populer yang menganggap bukan buah apel yang dimakan oleh Adam dan Hawa di Taman Eden, melainkan bakso yang dititipkan oleh Tuhan kepada mereka. Sedemikian enaknya rasa bakso ini, Adam dan Hawa menghabiskan bermangkuk-mangkuk bakso hingga mereka tak sanggup memakannya lagi. Setelah itu mereka saling bertatapan, lalu malu karena tersadar betapa rakusnya mereka dan akhirnya masing-masing dari mereka memilih untuk bersembunyi di balik semak. Tuhan yang baru datang dan hendak menikmati semangkuk bakso, kaget mendapati semua bakso-Nya telah dihabiskan Adam dan Hawa dan menjadi murka. Di murka-Nya, ia mengusir Adam dan Hawa dari Taman Eden, lalu menciptakan bakso lagi dan memakannya seorang diri. 
Dekade dan abad berlalu, banyak terjadi kelaparan di muka bumi dan membuat manusia berkesusahan. Tuhan turut prihatin atas keadaan ini, lalu mengutus seorang tukang bakso turun ke bumi untuk mengusir rasa lapar, berganti dengan secercah senyum yang tersungging di bibir yang menawan. 
Akan tetapi, mengapa tukang bakso selalu muncul ketika hujan reda, masih menjadi sebuah misteri Ilahi yang belum bisa dimengerti oleh akal pikiran kita manusia saat ini. 

Avatar Parampaa: Day #10. Bakso.

Selalu ada pelangi setelah hujan. Dan juga tukang bakso.

Masih menjadi misteri kenapa tukang bakso selalu muncul setelah hujan reda, siap mengisi perut dengan kehangatan, mengusir dingin yang ditinggalkan hujan. 

Bakso, adalah daging surgawi yang diciptakan Tuhan untuk mengisi setiap perut mereka yang kelaparan. Bahkan ada yang menyebutkan, 

“Pada suatu hari Tuhan merasa lapar, lalu Ia menciptakan bakso.”

Ada juga beberapa teori tidak populer yang menganggap bukan buah apel yang dimakan oleh Adam dan Hawa di Taman Eden, melainkan bakso yang dititipkan oleh Tuhan kepada mereka. Sedemikian enaknya rasa bakso ini, Adam dan Hawa menghabiskan bermangkuk-mangkuk bakso hingga mereka tak sanggup memakannya lagi. Setelah itu mereka saling bertatapan, lalu malu karena tersadar betapa rakusnya mereka dan akhirnya masing-masing dari mereka memilih untuk bersembunyi di balik semak. Tuhan yang baru datang dan hendak menikmati semangkuk bakso, kaget mendapati semua bakso-Nya telah dihabiskan Adam dan Hawa dan menjadi murka. Di murka-Nya, ia mengusir Adam dan Hawa dari Taman Eden, lalu menciptakan bakso lagi dan memakannya seorang diri. 

Dekade dan abad berlalu, banyak terjadi kelaparan di muka bumi dan membuat manusia berkesusahan. Tuhan turut prihatin atas keadaan ini, lalu mengutus seorang tukang bakso turun ke bumi untuk mengusir rasa lapar, berganti dengan secercah senyum yang tersungging di bibir yang menawan. 

Akan tetapi, mengapa tukang bakso selalu muncul ketika hujan reda, masih menjadi sebuah misteri Ilahi yang belum bisa dimengerti oleh akal pikiran kita manusia saat ini. 

@1 year ago with 1 note
)
#blog #Twitter #30HariAvatarParampaa 
Avatar Parampaa: Day #15 & 16: Ditiban pacar dan ditabok pacar (ditonjok, lebih tepatnya)
Hanya satu pesan saya: Berhati-hatilah dalam memilih pasangan. Jangan sampai kekerasan dalam rumah tangga terjadi seperti ini.
*ditonjok pacar lagi* 

Avatar Parampaa: Day #15 & 16: Ditiban pacar dan ditabok pacar (ditonjok, lebih tepatnya)

Hanya satu pesan saya: Berhati-hatilah dalam memilih pasangan. Jangan sampai kekerasan dalam rumah tangga terjadi seperti ini.

*ditonjok pacar lagi* 

@1 year ago
)
#twitter #30HariAvatarParampaa 
Pada suatu hari Oka meminta tolong dibuatkan avatar Parampaa superhero juga seperti Batman, tapi saya malah kepikiran untuk menjadikan dia supervillain dengan duri di punggung (ya iyalah, landak!) dan ekspresi bengis siap mengalahkan Batman. 
Itu tadinya kepikiran bikin duri-duri di atas kepala menerus hingga ke belakang punggung, tapi jadinya jelek, dan ya sudahlah satu saja duri di jidat. Semacam pemfokus kekuatan telekinesis seperti itulah. *manggut-manggut*

Pada suatu hari Oka meminta tolong dibuatkan avatar Parampaa superhero juga seperti Batman, tapi saya malah kepikiran untuk menjadikan dia supervillain dengan duri di punggung (ya iyalah, landak!) dan ekspresi bengis siap mengalahkan Batman. 

Itu tadinya kepikiran bikin duri-duri di atas kepala menerus hingga ke belakang punggung, tapi jadinya jelek, dan ya sudahlah satu saja duri di jidat. Semacam pemfokus kekuatan telekinesis seperti itulah. *manggut-manggut*

@1 year ago
)
#twitter #30HariAvatarParampaa 
Avatar Parampaa: Day #12. Manggut-manggut.
Manggut-manggut adalah pernyataan sikap dari seseorang yang mencoba mengerti jalan pikiran orang lain. Perbedaan pendapat dalam diskusi harus kita lihat sebagai sebuah hal yang biasa, sebagai masukan dari sebuah sudut pandang yang kita tidak menyadari bahwa itu ada. Dengan mencoba mengerti pendapat orang lain, seseorang akan mempunyai pemahaman terhadap suatu masalah yang lebih komprehensif untuk membantu menarik keputusan. 
…serius amat bahasnya?

Tentu saja serius, karena ada yang bilang avatar ini seperti  orang jenggotan, orang punya tumor di dagu, orang lagi keselek obat, orang lagi kerasukan uka-uka, orang lagi mau bersin, orang lagi kebelet pipis, orang lagi gemetaran ngeliat pocong, orang lag… Ah sudahlah, avatar ini memang gagal tampaknya. 
*loncat ke dalam sumur*

Avatar Parampaa: Day #12. Manggut-manggut.

Manggut-manggut adalah pernyataan sikap dari seseorang yang mencoba mengerti jalan pikiran orang lain. Perbedaan pendapat dalam diskusi harus kita lihat sebagai sebuah hal yang biasa, sebagai masukan dari sebuah sudut pandang yang kita tidak menyadari bahwa itu ada. Dengan mencoba mengerti pendapat orang lain, seseorang akan mempunyai pemahaman terhadap suatu masalah yang lebih komprehensif untuk membantu menarik keputusan. 

…serius amat bahasnya?

Tentu saja serius, karena ada yang bilang avatar ini seperti  orang jenggotan, orang punya tumor di dagu, orang lagi keselek obat, orang lagi kerasukan uka-uka, orang lagi mau bersin, orang lagi kebelet pipis, orang lagi gemetaran ngeliat pocong, orang lag… Ah sudahlah, avatar ini memang gagal tampaknya. 

*loncat ke dalam sumur*


@1 year ago
)
#blog #Twitter #30HariAvatarParampaa 

motivasi panda untuk punah

benjamin :Kamu tau kenapa panda mau punah?
rojani :mmm nggak tuh, emang kenapa bang?
benjamin :soalnya mereka bunuh diri begitu tau kamu lebih cute dari mereka ;)
rojani :ah basiii lu
benjamin :demi kamu aku rela jadi basi, jadi busuk juga aku ikhlas, asal cinta kita tetap awet aku ridho kok :)
wah, gombalan panda gue ada di sini. tapi nama gue jadi benjamin bukan joni. hmm.
@1 year ago with 31 notes
)
#blog #twitter 
Avatar Parampaa: Day #9. Kasih Gopek.
Kenapa gopek?
Karena di mobil saya banyak koin gopekan yang selalu ditempatkan di laci dashboard menanti untuk diberikan kepada tukang parkir atau pengemis. Memang nominalnya semakin tidak relevan, apalagi tukang parkir makin semangat priwit-priwit kalo dikasih gopekan (manggil lagi, “Kurang 1500 woi!”) dan pengemis juga kalo dikasih cuma gopek masih mau walaupun mulutnya jadi manyun lalu saya ambil hape dan menyalakan kameranya dan dia mengacungkan kedua jari telunjuk dan jari tengah membentuk huruf V di samping bibir manyunnya layaknya pose foto abege, tapi yang terpenting bukan nominalnya. Tapi angkanya.
PRIIIIT! “Mas, nominal sama angka kan sama aja!?!?” protes tukang parkir yang tadi.
Oh iya, betul sekali Pak. Maksud saya adalah jangan lihat nominalnya tapi ketulusan hati untuk memberi dan saling menolong sesama. Mungkin nanti kalau saya sudah punya pohon duit, saya bisa kasih goceng. Atau goban. Tapi kalau pohon duitnya berbuah duit koin, ya lagi-lagi cuma bisa ngasih gopek. Betul begitu, Pak Tukang Parkir? 
Mendengar penjelasan ini, Pak Tukang Parkir manggut-manggut tanda setuju. Saya dan Pak Tukang Parkir pun bersalaman, lalu kami bersama-sama berjalan menuju matahari terbenam, tidak lupa mengajak Pengemis yang berpose foto abege dengan bibir manyunnya tadi untuk makan bersama di sebuah warung kaki lima, diiringi dengan lagu “Kemesraan ini janganlah cepat berlaluuu~” yang dinyanyikan oleh seorang Pengamen. Tak lupa saya merogoh saku celana, meraih gopek dan mengajak Pengamen tersebut ikut makan bersama di warung kaki lima yang berada di ujung jalan, yang tersiluet cahaya matahari terbenam.
Fin.

Avatar Parampaa: Day #9. Kasih Gopek.

Kenapa gopek?

Karena di mobil saya banyak koin gopekan yang selalu ditempatkan di laci dashboard menanti untuk diberikan kepada tukang parkir atau pengemis. Memang nominalnya semakin tidak relevan, apalagi tukang parkir makin semangat priwit-priwit kalo dikasih gopekan (manggil lagi, “Kurang 1500 woi!”) dan pengemis juga kalo dikasih cuma gopek masih mau walaupun mulutnya jadi manyun lalu saya ambil hape dan menyalakan kameranya dan dia mengacungkan kedua jari telunjuk dan jari tengah membentuk huruf V di samping bibir manyunnya layaknya pose foto abege, tapi yang terpenting bukan nominalnya. Tapi angkanya.

PRIIIIT! “Mas, nominal sama angka kan sama aja!?!?” protes tukang parkir yang tadi.

Oh iya, betul sekali Pak. Maksud saya adalah jangan lihat nominalnya tapi ketulusan hati untuk memberi dan saling menolong sesama. Mungkin nanti kalau saya sudah punya pohon duit, saya bisa kasih goceng. Atau goban. Tapi kalau pohon duitnya berbuah duit koin, ya lagi-lagi cuma bisa ngasih gopek. Betul begitu, Pak Tukang Parkir? 

Mendengar penjelasan ini, Pak Tukang Parkir manggut-manggut tanda setuju. Saya dan Pak Tukang Parkir pun bersalaman, lalu kami bersama-sama berjalan menuju matahari terbenam, tidak lupa mengajak Pengemis yang berpose foto abege dengan bibir manyunnya tadi untuk makan bersama di sebuah warung kaki lima, diiringi dengan lagu “Kemesraan ini janganlah cepat berlaluuu~” yang dinyanyikan oleh seorang Pengamen. Tak lupa saya merogoh saku celana, meraih gopek dan mengajak Pengamen tersebut ikut makan bersama di warung kaki lima yang berada di ujung jalan, yang tersiluet cahaya matahari terbenam.

Fin.


@1 year ago
)
#blog #Twitter #30HariAvatarParampaa 
Avatar Parampaa Day #17: Petruk. 
Mengapa Petruk? 
Alkisah di dunia Twitter, saya (Petruk) dan Bagong berperan sebagai abdi dalem seorang Ndoro Putri. Yang jomblo. 
Tadinya Ndoro ini sederajat dengan kami, cuma seiring dengan semakin terkenalnya ia, kami jadi disisihkan dari dunianya. Dulu setiap pagi kami digoda, sekarang kami harus bayar dulu baru boleh menggoda dia. Dulu kami diajak jalan setiap akhir pekan, kini ia selalu mengenakan kacamata hitam, melirik kami pun enggan. 
Dulu kami dipuja, sekarang kami disuruh-suruh. Kami menjadi seperti abdi dalem. Yang hanya akan ditemui jika tidak ada cowok buat digoda hari itu. Jadilah hari-hari kami diisi dengan melayani Ndoro Putri (yang Jomblo (6 Tahun)) sambil sibuk memikirkan rencana untuk membunuhnya diam-diam dan mengambil alih keraton. 
Tokoh Petruk sendiri adalah salah satu Punakawan anak Semar yang menggambarkan keindahan dunia. Muka ganteng, hidung mancung, gue bangetlah pokoknya! 
*you wish, Jon!*
1 year ago
#30HariAvatarParampaa #Twitter 
Comments
Avatar Parampaa: Day #15 & 16: Ditiban pacar dan ditabok pacar (ditonjok, lebih tepatnya)
Hanya satu pesan saya: Berhati-hatilah dalam memilih pasangan. Jangan sampai kekerasan dalam rumah tangga terjadi seperti ini.
*ditonjok pacar lagi* 
1 year ago
#twitter #30HariAvatarParampaa 
Comments
Avatar Parampaa: Day #14. Mimisan.
Mengapakah Joni tokoh ganteng di atas mengeluarkan darah dari hidungnya?
Ada beberapa kemungkinan jawaban yang bisa kita kemukakan di sini, yang akan disampaikan dengan gaya bahasa headline koran lampu merah:
1. Keasyikan ngupil, jarinya nyodok lubang idung, eh terlalu bersemangat, malah mimisan, terus kepeleset, masuk got, MATI
2. Lagi jalan, sambil SMS-an sama si yayang, eh kok meleng, malah kejeduk tiang, mimisan, nyungsep ke got, MATI
3. Ada cewek lewat, pake rok mini, disuitin, eh ceweknya balik lagi, nonjokin idung, mimisan, mental ke got, MATI
4. Mutusin cewek, eh ceweknya ga terima, disantet, terus mimisan, keliyengan, masuk got, MATI
5. Lagi baca karya tulis ilmiah, udara panas, bikin hidungnya mimisan, diserempet motor, nyebur ke got, MATI
dan masih banyak ribuan kemungkinan penyebab mimisan yang bisa jadi headline koran lampu merah yang harus diakhiri dengan kata masuk ke got (optional) dan MATI (pasti mati).
Namun jika kita sesuaikan gambar dengan kelima alasan di atas, bisa dipastikan nomor 5 lah yang paling benar. Ketika Joni si tokoh ganteng membaca karya tulis ilmiah Einstein mengenai Teori Relativitas, apa daya matahari sedang bersinar dengan teriknya menyebabkan udara kering dan menggores selaput dalam hidung sehingga menyebabkan darah keluar dengan derasnya. Pada saat yang sama, seorang pemabuk mengendarai motor setengah sadar sehingga dia mengira Joni adalah mantan yang telah memutuskannya dulu. Pemabuk itu mengencangkan laju motornya dan menyambar Joni sehingga ia terserempet dan jatuh ke got, lalu mati tenggelam. Pemabuk tadi  tersenyum sinis, lalu melaju motornya kembali hingga akhirnya menghilang di belokan.

…bentar bentar, kok bisa-bisanya mati tenggelam di got? Itu got apa kolam renang?

Got yang menenggelamkan Joni bukanlah got sembarang got, melainkan got yang dalamnya 3 meter dan kebetulan sedang diguyur hujan deras selama 3 hari 3 malam (tapi mengapa Bang Toyib 3 kali puasa dan 3 kali Lebaran belum pulang-pulang juga masih menjadi misteri) sehingga airnya naik setinggi 1 meter dari permukaan jalan. Salahkan drainase yang jelek karena sang gubernur terlalu sibuk mengkrimbat kumisnya agar tetap cantik, indah, menggemaskan dan sekaligus menjijikkan layaknya ulat bulu. 
“BODO AMAT! Menurut ente siapa yang punya Jakarta? Situ? PUIH!”
…esantai dong Pak!
Mimisan ini juga membuat saya teringat akan sebuah insiden bernama “Insiden Kecrekan”, begini ceritanya…
(bersambung)
1 year ago
#twitter #30HariAvatarParampaa 
Comments
Pada suatu hari Oka meminta tolong dibuatkan avatar Parampaa superhero juga seperti Batman, tapi saya malah kepikiran untuk menjadikan dia supervillain dengan duri di punggung (ya iyalah, landak!) dan ekspresi bengis siap mengalahkan Batman. 
Itu tadinya kepikiran bikin duri-duri di atas kepala menerus hingga ke belakang punggung, tapi jadinya jelek, dan ya sudahlah satu saja duri di jidat. Semacam pemfokus kekuatan telekinesis seperti itulah. *manggut-manggut*
1 year ago
#twitter #30HariAvatarParampaa 
Comments
Avatar Parampaa: Day #13. Batman.
Mengapa Batman? Karena Batman adalah superhero paling realistis, tanpa kekuatan super dan seratus persen kerja keras.

Saya menemukan buku “The Batman Handbook” di salah satu rak bargain books di salah satu mall kecil dekat kantor saat masih bekerja di Singapura. Harganya 5 SGD, jadilah saya beli karena ingin belajar bagaimana caranya menjadi Batman. 
Di dalam buku ini diajarkan bagaimana cara menjadi Batman dengan baik dan benar mulai dari cara melempar Batarang hingga membuat Batsuit, bagaimana cara membuat Batmobile jadi kedap peluru, melatih sidekick, cara loncat backflip, hingga cara bertahan hidup dari serangan gas beracun.
Eh kok malah jadi promosi buku?
Bukan itu yang ingin saya ceritakan. Yang saya ingin ceritakan adalah rasa gregetan di hati melihat pejabat-pejabat korup yang masih berani pamer muka di publik. Juga polisi yang seharusnya menangkapnya makin lama makin tidak bisa dipercaya. Ikutan korupsi malah. 
Nah itu. Kalau saya tajir dan jadi Batman, udah saya dobrak tuh pager gedung DPR/MPR pake Batmobile dan tangkepin pejabat-pejabat korup satu demi satu. Tapi sayangnya saya tidak setajir itu. Oleh karenanya, ayao dukung Gerakan 100 Ribuan Untuk Joni Jadi Batman! 
1 year ago
#blog #twitter #30HariAvatarParampaa 
Comments
Avatar Parampaa: Day #12. Manggut-manggut.
Manggut-manggut adalah pernyataan sikap dari seseorang yang mencoba mengerti jalan pikiran orang lain. Perbedaan pendapat dalam diskusi harus kita lihat sebagai sebuah hal yang biasa, sebagai masukan dari sebuah sudut pandang yang kita tidak menyadari bahwa itu ada. Dengan mencoba mengerti pendapat orang lain, seseorang akan mempunyai pemahaman terhadap suatu masalah yang lebih komprehensif untuk membantu menarik keputusan. 
…serius amat bahasnya?

Tentu saja serius, karena ada yang bilang avatar ini seperti  orang jenggotan, orang punya tumor di dagu, orang lagi keselek obat, orang lagi kerasukan uka-uka, orang lagi mau bersin, orang lagi kebelet pipis, orang lagi gemetaran ngeliat pocong, orang lag… Ah sudahlah, avatar ini memang gagal tampaknya. 
*loncat ke dalam sumur*
1 year ago
#blog #Twitter #30HariAvatarParampaa 
Comments
Avatar Parampaa: Day #11. Mumi. Masih dalam rangka malam Jumat bernuansa horor. 
Mengapa mumi dibalut perban? 
Mumi dulunya mati ketabrak angkot yang melaju dengan hebohnya, lalu mental 10 meter sebelum akhirnya jatuh menggelindingi tebing jurang, dan tergores2 dahan pohon, sehingga mendapatkan luka maksimal di sekujur tubuhnya. Tim penyelamat datang dan mencoba melakukan tindakan pertolongan pertama pada korban kecelakaan dan membalut perban yang menutupi seluruh tubuh mumi, tapi sayang sekali semuanya sudah terlambat dan mumi menghembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan ke rumah sakit. 
Mumi mungkin telah mati, namun arwahnya tetap berniat untuk balas dendam kepada supir angkot yang telah menyebabkan dirinya mati dan jatuh terguling dari atas tebing ke dalam jurang. Ternyata kain perban mencegah arwahnya keluar dari tubuhnya sehingga walaupun ia telah mati mumi kembali hidup menjadi zombie dan terus berkelana mencari supir angkot. 
Supir angkot pelaku tabrak lari disinyalir sudah menghilang dari Mesir, dan kabur ke Pulau Sumatera untuk mendirikan klan supir angkot yang siap menguasai jalanan di Sumatera, lalu Indonesia, dan kemudian di seluruh dunia. Mumi menyadari hal ini dan dia telah berjanji tidak akan membiarkan supir angkot menguasai jalanan di seluruh dunia agar tidak ada lagi korban selain dia. Tidak ada yang bisa mencium rencana ini selain Mumi yang telah mengetahui sifat sebenarnya dari supir angkot.
Ia pun pergi ke jalanan dan mencoba menjelaskan semuanya ke publik. Alih-alih percaya, Mumi malah ditertawakan dan diambil sebagian perbannya oleh orang-orang yang kebelet boker dan mencari tisu toilet. Tidak sedikit massa malah menganggap mumi gila dan mencemooh, “Udahlah mending lo mati aje!” padahal kenyataannya, Mumi memang sudah mati. 
Mumi lantas berjanji kepada dirinya, bahwa ini adalah saatnya dia harus mengakhiri semua rencana jahat si supir angkot. Namun pertanyaannya, sanggupkah Mumi melakukannya seorang diri? 
*jeng jeng jeng*
1 year ago
#blog #twitter #30HariAvatarParampaa 
Comments
motivasi panda untuk punah
benjamin :Kamu tau kenapa panda mau punah?
rojani :mmm nggak tuh, emang kenapa bang?
benjamin :soalnya mereka bunuh diri begitu tau kamu lebih cute dari mereka ;)
rojani :ah basiii lu
benjamin :demi kamu aku rela jadi basi, jadi busuk juga aku ikhlas, asal cinta kita tetap awet aku ridho kok :)
wah, gombalan panda gue ada di sini. tapi nama gue jadi benjamin bukan joni. hmm.
1 year ago
#blog #twitter 
Comments
Avatar Parampaa: Day #10. Bakso.
Selalu ada pelangi setelah hujan. Dan juga tukang bakso.
Masih menjadi misteri kenapa tukang bakso selalu muncul setelah hujan reda, siap mengisi perut dengan kehangatan, mengusir dingin yang ditinggalkan hujan. 
Bakso, adalah daging surgawi yang diciptakan Tuhan untuk mengisi setiap perut mereka yang kelaparan. Bahkan ada yang menyebutkan, 
“Pada suatu hari Tuhan merasa lapar, lalu Ia menciptakan bakso.”
Ada juga beberapa teori tidak populer yang menganggap bukan buah apel yang dimakan oleh Adam dan Hawa di Taman Eden, melainkan bakso yang dititipkan oleh Tuhan kepada mereka. Sedemikian enaknya rasa bakso ini, Adam dan Hawa menghabiskan bermangkuk-mangkuk bakso hingga mereka tak sanggup memakannya lagi. Setelah itu mereka saling bertatapan, lalu malu karena tersadar betapa rakusnya mereka dan akhirnya masing-masing dari mereka memilih untuk bersembunyi di balik semak. Tuhan yang baru datang dan hendak menikmati semangkuk bakso, kaget mendapati semua bakso-Nya telah dihabiskan Adam dan Hawa dan menjadi murka. Di murka-Nya, ia mengusir Adam dan Hawa dari Taman Eden, lalu menciptakan bakso lagi dan memakannya seorang diri. 
Dekade dan abad berlalu, banyak terjadi kelaparan di muka bumi dan membuat manusia berkesusahan. Tuhan turut prihatin atas keadaan ini, lalu mengutus seorang tukang bakso turun ke bumi untuk mengusir rasa lapar, berganti dengan secercah senyum yang tersungging di bibir yang menawan. 
Akan tetapi, mengapa tukang bakso selalu muncul ketika hujan reda, masih menjadi sebuah misteri Ilahi yang belum bisa dimengerti oleh akal pikiran kita manusia saat ini. 
1 year ago
#blog #Twitter #30HariAvatarParampaa 
Comments
Avatar Parampaa: Day #9. Kasih Gopek.
Kenapa gopek?
Karena di mobil saya banyak koin gopekan yang selalu ditempatkan di laci dashboard menanti untuk diberikan kepada tukang parkir atau pengemis. Memang nominalnya semakin tidak relevan, apalagi tukang parkir makin semangat priwit-priwit kalo dikasih gopekan (manggil lagi, “Kurang 1500 woi!”) dan pengemis juga kalo dikasih cuma gopek masih mau walaupun mulutnya jadi manyun lalu saya ambil hape dan menyalakan kameranya dan dia mengacungkan kedua jari telunjuk dan jari tengah membentuk huruf V di samping bibir manyunnya layaknya pose foto abege, tapi yang terpenting bukan nominalnya. Tapi angkanya.
PRIIIIT! “Mas, nominal sama angka kan sama aja!?!?” protes tukang parkir yang tadi.
Oh iya, betul sekali Pak. Maksud saya adalah jangan lihat nominalnya tapi ketulusan hati untuk memberi dan saling menolong sesama. Mungkin nanti kalau saya sudah punya pohon duit, saya bisa kasih goceng. Atau goban. Tapi kalau pohon duitnya berbuah duit koin, ya lagi-lagi cuma bisa ngasih gopek. Betul begitu, Pak Tukang Parkir? 
Mendengar penjelasan ini, Pak Tukang Parkir manggut-manggut tanda setuju. Saya dan Pak Tukang Parkir pun bersalaman, lalu kami bersama-sama berjalan menuju matahari terbenam, tidak lupa mengajak Pengemis yang berpose foto abege dengan bibir manyunnya tadi untuk makan bersama di sebuah warung kaki lima, diiringi dengan lagu “Kemesraan ini janganlah cepat berlaluuu~” yang dinyanyikan oleh seorang Pengamen. Tak lupa saya merogoh saku celana, meraih gopek dan mengajak Pengamen tersebut ikut makan bersama di warung kaki lima yang berada di ujung jalan, yang tersiluet cahaya matahari terbenam.
Fin.
1 year ago
#blog #Twitter #30HariAvatarParampaa 
Comments
Website counter